业 • Letak Terompet Malaikat Israfil Ditemukan Oleh Ilmuwan • 业

* Perhatikan Gambar : Inilah Gambaran Terompet SANGKAKALA..

Berdasarkan Penelitian oleh Para Ilmuwan, menggunakan Alat Canggih WMAP (Wilkinson Microwave Anisotropy Prob) milik NASA, sekaligus Gambaran Hadits Shahih Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam ! Muhasabahlah ! *

-----------------------------------------------------

“ Sebelum Kiamat Datang, apa yang sekarang di lakukan oleh Malaikat Israfil ? ”

Mungkin yang ada di benak kita, Malaikat Israfil itu seperti sesosok seniman yang
asyik mengelap Terompet kecilnya sebelum tampil diatas panggung .

Sebenarnya seperti apakah Terompetnya ?

Atau yang biasa juga dikenal dengan Sangkakala Malaikat Israfil itu ?

-----------------------------------------------------

Sekitar 6 (enam) Tahun silam sekelompok Ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan Observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk Bulat Bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya Datar saja .

Menggunakan sebuah Peralatan Canggih milik NASA yang bernama WMAP (Wilkinson Microwave Anisotropy Prob), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut Hasil Penelitian tersebut, Alam Semesta ini ternyata berbentuk seperti Terompet !!

Di mana pada bagian "Ujung Belakang" Terompet (Alam Semesta) merupakan Alam Semesta yang Tidak Bisa Diamati (Unobservable), sedangkan "Bagian Depan", di mana Bumi dan Seluruh Sistem Tata Surya Berada merupakan Alam Semesta yang masih mungkin untuk Diamati (Observable) .

Bentuk Alam Semesta Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah Hadits Shahih yang panjang, yang menceritakan Tentang Kejadian Hari Kiamat, yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk Dicermati .

-----------------------------------------------------

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam berkata :

“ Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan Sangkakala ( Terompet ) dan diserahkan kepada Malaikat Israfil, kemudian ia letakkan
dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah . ”

Saya bertanya : “ Ya Rasulullah apakah Sangkakala itu ? ”

Jawab Rasulullah : “ Bagaikan Tanduk Dari Cahaya ”

Saya bertanya lagi : “ Bagaimana Besarnya ? ”

Jawab Rasulullah :

“ Sangat Besar Bulatannya, Demi Allah yang mengutusku (Muhammad) sebagai Nabi, Besar Bulatannya itu Seluas Langit dan Bumi, dan akan ditiup hingga 3 (Tiga) kali .

Pertama : Nafkhatul faza’ ( untuk Menakutkan ) .

Kedua : Nafkhatus sa’aq ( untuk Mematikan ) .

Ketiga: Nafkhatul ba’ats ( untuk Menghidupkan Kembali atau Membangkitkan ) . ”


[ HR. Bukhari Muslim ] . Kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 Hal. 60 .

-----------------------------------------------------

Dalam Hadits diatas disebutkan bahwa Sangkakala atau Terompet Malaikat Israfil itu bentuknya seperti Tanduk dan Terbuat Dari Cahaya.

Ukuran Bulatannya " Seluas Langit dan Bumi " . Bentuk laksana Tanduk mengingatkan kita pada Terompet Orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari Tanduk .

Kalimat "Seluas Langit dan Bumi dapat dipahami sebagai Ukuran yang meliputi / mencakup Seluruh Wilayah Langit (sebagai lambang aAam Tak Nyata / Ghaib), dan Bumi (sebagai lambang Alam Nyata /¬ Syahadah).

Dengan kata lain, Bulatan Terompet Malaikat Israfil itu " melingkar membentang dari Alam Nyata hingga Alam Ghaib " .

Subhanallah.. Subhanallah.. Subhanallah..

-----------------------------------------------------

Jika kesahihan Hadits di atas dapat dibuktikan, dan Data yang diperoleh melalui WMAP memang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, maka dapat dipastikan bahwa kita ini sesungguhnya bagaikan Kupu - Kupu yang hidup di tengah-tengah Kaldera Sebuah Gunung Berapi Paling Aktif yang Siap Meletus kapan saja.

“ Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup Sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri . ” [An Naml : 87]

Makhluk langit saja terkejut, apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Sedangkan pada sambungan hadits di atas masih ada sedikit tambahan tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.

“ Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak-anak jadi beruban dan setan-setan berlarian . ”

-----------------------------------------------------

Ada sebuah Pertanyaan yang patut untuk Kita Renungkan..

Jika Sangkakalanya itu Sebesar di Gambar, maka Sebesar Apakah Peniupnya ?

Terlebih lagi, Sebesar Apa Pulakah Yang MENCIPTAKAN Keduanya ?

Subhanallah.. Subhanallah.. Subhanallah..

Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya..

Untuk saudara-saudaraku yang kucintai karena Allah..

SHARE Berita ini kepada saudara-saudara kita yang lain untuk mengingatkan diri kita semua..

..Semoga bermanfaat....


-----------------------------------------------------


业 -- Hari Kiamat & Sangkakala Dalam Al Qur'an -- 业


Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan:

" Jadilah, lalu terjadilah ",

dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu Sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (6:73)

Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi Sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya, (18:99)


-----------------------..( ^ _ ^ )..-----------------------


Barangsiapa berpaling dari pada Al qur'an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat, (20:100)

mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat, (20:101)

(yaitu) di hari (yang di waktu itu) ditiup Sangkakala dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram; (20:102)

mereka berbisik-bisik di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sepuluh (hari)" (20:103)

Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan, ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia), melainkan hanyalah sehari saja". (20:104)

Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: "Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya, (20:105)

maka Dia akan menjadikan (bekas) gunung-gunung itu datar sama sekali, (20:106)

tidak ada sedikitpun kamu lihat padanya tempat yang rendah dan yang tinggi-tinggi. (20:107)

Pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru dengan tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja. (20:108)

Pada hari itu tidak berguna syafa'at, kecuali (syafa'at) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya. (20:109)

Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya. (20:110)


-------------------------------------------------------


Dan ditiuplah Sangkakala. Itulah hari terlaksananya ancaman. (50:20)


-------------------------------------------------------


Apabila Sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya. (23:101)

Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup Sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. (27:87)


-------------------------------------------------------


Maka apabila Sangkakala ditiup sekali tiup, (69:13)

dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. (69:14)

Maka pada hari itu terjadilah hari kiamnat, (69:15)

dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah. (69:16)

Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (69:17)

Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah). (69:18)

Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)". (69:19)

Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku. (69:20)

Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai, (69:21)

dalam syurga yang tinggi, (69:22)

buah-buahannya dekat, (69:23)

(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu". (69:24)

Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). (69:25)

Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku. (69:26)

Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. (69:27)

Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. (69:28)

Telah hilang kekuasaanku daripadaku. (69:29)

(Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. (69:30)

Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. (69:31)

Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. (69:32)

Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar. (69:33)

Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin. (69:34)

Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini. (69:35)

Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. (69:36)

Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa. (69:37)

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat. (69:38)

Dan dengan apa yang tidak kamu lihat. (69:39)

Sesungguhnya Al Qur'an itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia, (69:40)

dan Al Qur'an itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya. (69:41)

Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya. (69:42)

Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam. (69:43)


-------------------------------------------------------


Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan Sangkakala yang kedua), (80:33)

pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, (80:34)

dari ibu dan bapaknya, (80:35)

dari istri dan anak-anaknya. (80:36)

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (80:37)

Banyak muka pada hari itu berseri-seri, (80:38)

tertawa dan bergembira ria, (80:39)

dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu, (80:40)

dan ditutup lagi oleh kegelapan. (80:41)

Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka. (80:42)


-------------------------------------------------------


Dan ditiuplah Sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup Sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). (39:68)

Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan. (39:69)

Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa (balasan) apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan. (39:70)

Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?" Mereka menjawab: "Benar (telah datang)". Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir. (39:71)

Dikatakan (kepada mereka): "Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya" Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri. (39:72)


-----------------------..( ^ _ ^ )..-----------------------


Allahu Akbar !! Allahu Akbar !! Allahu Akbar !!

Allah Maha Besar Dengan Segala KuasaNya..

Mari, selagi masih dikasih Waktu, kita manfaatkan

Waktu ini untuk Beribadah Hanya Kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala .

Mari, kita Buka lagi Al Qur'an, lalu Baca lagi Terjemahannya..


..( ^ _ ^ )..


Wassalam.. Semoga Bermanfaat.. Wallahu’alam bissawab


2 komentar:

Mas....itu bukan bentuk alam semesta.... itu semacam perkembangan alam semesta dari waktu ke waktu, mengacu pada teori big bang. yang paling kiri itu awal alam semesta dan yang paling kanan itu saat ini.

Ko sape? saintis NASA ke ? NASA dh akui yg alam semesta berbentuk trompet.

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More